10 Tips Memilih dan Bekerja Sama dengan Penyedia Jasa Tukang Bangunan - theHennaplaceng.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 27 November 2017

10 Tips Memilih dan Bekerja Sama dengan Penyedia Jasa Tukang Bangunan

Rumah merupakan salah satu kebutuhan mutlak bagi setiap orang. Tidak hanya menjadi tempat tinggal, rumah juga menjadi investasi pemiliknya. Namun, kita tidak dapat membangun maupun merenovasi rumah seorang diri. Butuh penyedia jasa tukang bangunan untuk membantu kita melakukannya. Agar memperoleh hasil memuaskan, kita harus bersikap selektif ketika memilih penyedia jasa. 10 tips berikut ini akan membantu kita memilih dan bekerja sama dengan tukang bangunan.

1. Jangan Terburu-Buru Melakukan Kesepakatan
Untuk keperluan pertukangan, kita memang harus mencari penyedia jasa tukang bangunan. Namun, janganlah membuat kesepakatan secara terburu-buru. Seperti kontraktor, tukang bangunan dapat memberika estimasi biaya apabila sudah memahami kebutuhan konsumennya. Namun, apabila terlalu awal menanyakan estimasi biaya, tentu mereka akan menjawabnya secara general. Pada akhirnya, akan ada biaya tambahan yang diperlukan.
2. Memperhitungkan Kompleksitas Pekerjaan Bangunan
Sebelum memilih tukang bangunan, catatlah daftar pekerjaan bangunan yang diperlukan. Dengan begitu, kita akan bisa menentukan tukang bangunan yang cocok. Beritahukan ke tukang bangunan mengenai pekerjaan-pekerjaan yang harus mereka lakukan. Tukang bangunan berkualitas tentu akan mampu mengatur pekerjaan bangunan dengan baik. Mereka juga dapat bekerja sesuai jangka waktu yang telah disepakati bersama.
3. Tentukan Apakah Kita Membutuhkan Mandor atau Tidak
Jika pekerjaan bangunan cukup kompleks, sebaiknya kita menggunakan jasa mandor. Mereka akan membantu kita mengawasi pekerjaan penyedia jasa tukang bangunan. Namun, apabila rumah kita hanya memerlukan perbaikan kecil, kita cukup memanggil beberapa tukang saja.
4. Meminta Bantuan Tukang Bangunan Berdasarkan Keahliannya
Akan lebih baik apabila kita menggunakan jasa tukang bangunan berdasarkan keahliannya. Misalnya seperti tukang untuk kebutuhan ganti baja ringan, plumbing, serta plester. Pembagian tugas seperti ini akan membuat proyek rumah kita berjalan dengan lebih efisien.
5. Mempercayakan Tukang Bangunan Mengatur Proyek
Dibandingkan kita sebagai orang awam, tentu tukang bangunan lebih mampu untuk mengatur proyek. Kepala tukang bangunan akan bertanggung jawab untuk memastikan rekan-rekannya mengerjakan proyek dengan sesuai. Selain itu, mereka juga harus mengatur penggunaan bahan material hingga proyek diselesaikan.
6. Menjadi Konsumen yang Spesifik
Sebagai pemilik rumah, kita harus memahami dengan baik kebutuhan rumah kita. Oleh karena itu, pastikanlah kita mengetahui secara rinci jenis pekerjaan yang diperlukan. Dengan demikian, penyedia jasa tukang bangunan juga dapat memberikan estimasi biaya yang sesuai. Sementara itu, kita juga harus bersikap kritis. Tanyakan ke tukang bangunan mengenai supplier bahan-bahan material yang mereka gunakan. Dengan begitu, kita dapat melakukan pengecekan terhadap kualitas bahan bangunan.
7. Mendapatkan Beberapa Penawaran
Temuilah beberapa penyedia jasa tukang bangunan untuk mendapatkan penawaran yang berbeda-beda. Hal ini membuat kita dapat memilih penawaran mana yang paling cocok untuk kita.
8. Membuat Perjanjian dengan Penyedia Jasa
Perjanjian kontrak dengan tukang bangunan merupakan kesepakatan yang dapat melindungi kedua pihak. Jadi, apabila kita ataupun tukang bangunan menyebabkan kerugian, pihak yang dirugikan dapat bertindak sesuai konsekuensi yang disepakati.
9. Memperhitungkan Pekerjaan-Pekerjaan pada Tahap Akhir
Terdapat bagian-bagian rumah yang membutuhkan pekerjaan tambahan. Misalnya seperti pemasangan saluran pembuangan, pipa, serta instalasi listrik. Pipa dan kabel pada umumnya dipasang di dalam dinding maupun lantai. Setelah itu, barulah dinding dipasang dan diplester. Begitu juga dengan pemasangan lantai yang dilakukan setelah pemasangan pipa.
10. Mempersiapkan Hal-Hal Tak Terduga
Tahap akhir proyek seringkali dianggap sebagai tahap yang menyenangkan. Padahal, bisa saja muncul hal-hal diluar dugaan pada tahap ini. Oleh karena itu, kita harus menyiapkan anggaran tambahan sebagai bentuk antisipasi.

Sumber: https://www.houzz.com/ideabooks/63761478/list/10-tips-for-choosing-and-working-with-a-builder

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad